Seolah-olah dari Awal

Dimulai seolah-olah dari awal. Dari garis start kehidupan yang singkat ini. Pemikiranku berbalik seperti dulu saat aku kecil dan bertanya kepada Semesta siapa diriku.
Dimulai dari dia yang hidup(kalau memang itu dikatakan hidup) dalam dimensi yang sulit untuk dipahami oleh makhluk tiga dimensi sepertiku.
Dia dan seluruh eksistensi di dimensinya memang seperti itu. Normalnya seperti itu. Mungkin akan terasa sangat hambar dan tawar bahkan tak bisa dirasakan bila itu dibawa ke dimensi tiga ini. Rasanya seperti tidak mungkin untuk bisa dirasakan oleh kita.
Lalu dia seperti menolak seluruh apa yang menjadi dirinya. Dia terlalu banyak melihat keluar. Melihat ada satu titik yang terlihat berasa, berwarna, beraneka.
Dia tidak menjadi dirinya lagi! Dia ingin menjadi bagian dari titik tersebut! Dia mengubah dirinya. Dia ditransaksikan, diperjanjikan, disepakatkan untuk menjadi bagian dari titik kecil dengan masa yang sangat singkat!
Setelah semua proses itu…………..
Dia bangkit, dia menyeruak, dia berkutat menjadi bagian dari titik! Dia berwarna, dia berasa, dia bergeliat, dia bersabar……

Dia dihapuskan dari sadar satu menuju ke kehampaan awal yang terasa! Dia memecahkannya dengan lengkingan tinggi yang memecah dan bergabung dengan waktu!
Dia hampa dalam rasa
Dia rasa dalam hampa
Dia akan hilang oleh ingatan yang datang

Postingan populer dari blog ini

Mengatasi spasi hilang atau berantakan pada Ms. Word 2007

TESLA COIL

Ibu-Ibu Kebelet Pipis